Followers

Tuesday, May 10, 2011

Mei

kau ingat kita berjalan mendekati malam ?..


udara ringan bergerak menjadi angin


menanggalkan dedaunan


Pucuk pucuk ranting kering bersandar dipunggung malam dingin



Mei, adalah bulan yang teramat sunyi


karena engkau tak lagi bernyanyi.


Dan cinta dari kemaren terbang bersama angin


sedang wajah dari dahulu datang mengusik rindu.


Saturday, May 7, 2011

April

Sore ini, jatuh gerimis
menyentuh reranting, merembes kededahan dingin
sedang dedaunan, telah lama gugur,
kering, terkadang diderai angin bulan April
Seekor Kukubara menertawakan senja yang lekas tua dan dekil

April adalah bulan yang teramat manis,
karena matahari tak lagi bengis
dan karena kenangan bersamamu diantara gerimis tahun lalu

Disini manis, tak ada lelaki yang menangis karena gerimis
dari dermaga, aku melihat ombak dan gelombang yang hendak dikulum mendung
Rumput rumpur laut terdampar ditepian semenanjung
selaksa sisa sisa mimpi menjelang pagi
lesuh dan terhuyung.

sebelum malam membungkus rindu
menekuk diri mendekapku seluruh
diam diam aku kenangkan harum rambutmu

Tuesday, April 26, 2011

mimpi

kembali kekota ini, sunyi


perahu menepi - melempar jangkar, mengikat mimpi


esok kita akan jumpa ditengah bising kota


bersama sama mencatat sejarah.

Monday, April 18, 2011

Selamat tinggal kamasan


setelah sembilan bulan di desa Kamasan, Klungkung, waktunya pulang. Selamat tinggal desa kamasan, terima kasih atas keramah tamahan dan kedermawananmu membagi cerita, cinta dan dupa. babi guling, lawar, tuwak, upacara api dan nyepi tanpa cahaya akan selalu aku ingat dalam dada.

Monday, February 14, 2011

hari senin dan bangkai kampungan

Setiap senin aku mencium bau busuk bangkai kucing. Bangkai kucing yang mati karena jatuh dari pohon mangga. kematian bodoh itu iakibatkan oleh kecerobohan sang kucing mengejar seekor cicak. Bangkai kampungan.

Ah sebenarnya tidak demikian adanya. Aku mencium bangkai setiap hari senin karena ada yang mati dalam diriku. Pada hari senin, aku pergi meninggalkanmu. Setiap senin aku mencium bangkai diriku sendiri. Bangkai kampungan !

Wednesday, February 2, 2011

Dari kota menuju Selangor

dari kota menuju Selangor
dilereng bukit tumbuh kota
dari jendela merambat celana dalam dan beha
melambai pada masa lalu yang tertimbun highway

dari kota menuju selangor - aku melukis malam
yang menjelma rambutmu
melukis rindu yang menjelma perahu

Wednesday, January 26, 2011

Sepasang Tupai

Seperti janjimu dulu,
Kelak engkau akan merindukan aku,
dan aku merindumu,
seperti yang pernah ku katakan padamu.

Dimusim bunga, engkau akan mengandai andai:
kita sepasang tupai yang pandai
berlompat dari ranting senyum kedahan cinta
menyibak daun daun melambai
memasuki satu sama lain
menyusuri hari tak kenal kemaren

Sepasang tupai berciuman diatas alang alang
menjelma tumpukan sutra
Sepasang tupai terbang kebulan
malam yang berselendang bintang
bergaun wajahmu
seekor singa melintas menggendong tubuhmu

Sedang dikota ini,
Malam sesunyi musim gugur disebuah lembah
dan sepasang tupai jatuh dari daun kelapa

Tuesday, January 18, 2011

Bali Jogja Bali

Tarian kenangan disunyi malam
kita diatas perahu disungai kering
kau timbun masa lalu

antara Bali-jogja-Bali kita tak lagi bersembunyi
Menggali sungai yang menyimpan perih
Setiap belulang menjadi jalang menjadi Kerawang.
Sepotong demi sepotong kita makan

drawing

drawing

drawing

drawing

GREETING

Welcome to my little world, it is a world within a world, within my dream, within my drawing and painting. An artist is an artist, wether you were born like that or like this. Art is to make or not to make.