Followers

Thursday, January 5, 2012

Surat Cinta

Demi kota kota yang kita singgahi dan wajah wajah
yang kita kenang abadi
Asap dupa dan derai angin gurun yang menyusuri sungai lembah
Pucuk pucuk cemara dan kereta dari Leiden ke paris
Dari Tulamben hingga gerimis
Kekasihku dan angin berderai yang aku lukis
sebelum malam berakhir gerimis

Demi angin yang mengangkat kabut meninggalkan pagi
demi pagi yang mengantarkan embun menemui matahari
demi matahari yang mengikiskan jalan jalan basah yang hendak kita lalui
dan demi laut yang meredam letih dan menyimpan sunyi.

Demi nyanyian malam, aroma melati dan nyanyian serangga,
mari berjalan memasuki cinta, menuju cakrawala dan
hingga bayang bayang tak tersisah.
Mari bercinta selaksa sepasang bunga kamboja, basah dan purba hingga bianglala

Engkau yang bernyanyi menyusuri embun di sepanjang pematang pagi
engkau yang menari menyambut jemari melupakan mimpi mimpi tentang kota sunyi
dan tentang pulau pulau pasir tanpa angin berdesir
Engkau
dan setangkai bunga lentana

No comments:

drawing

drawing

drawing

drawing

GREETING

Welcome to my little world, it is a world within a world, within my dream, within my drawing and painting. An artist is an artist, wether you were born like that or like this. Art is to make or not to make.